ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
OPSHID Bangun 59 Rumah Syukur, Sejalan dengan Imbauan Menpora
· 2 menit baca · Diperbarui
Atas Berkat Rochmat Alloh Yang Maha Kuasa
Melalui gotong royong, OPSHID membangun hunian gratis untuk mentasyakkuri Sumpah Pemuda, sejalan dengan imbauan Menpora tentang pengabdian sosial pemuda.
JOMBANG — Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID) membangun 59 Rumah Syukur di berbagai daerah pada September–Oktober 2026 untuk mentasyakkuri Hari Sumpah Pemuda dan lahirnya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya ke-98. Pembangunan dilaksanakan melalui gotong royong untuk menghadirkan hunian layak bagi masyarakat yang membutuhkan, tanpa membebankan biaya kepada penerima.
Program tersebut sejalan dengan arah Surat Edaran Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 10.14.19 Tahun 2026. Ditetapkan pada 14 Oktober 2026, edaran itu mengimbau pemerintah daerah menyemarakkan Sumpah Pemuda melalui kegiatan kepemudaan, termasuk pengabdian sosial, serta mendorong peran pemuda dalam pembangunan.
![]()
Menghadirkan Manfaat Melalui Kegiatan Sosial
Dalam edaran tersebut, pemerintah daerah diimbau menyelenggarakan seminar, dialog kepemudaan, kegiatan sosial, olahraga, seni budaya, serta kegiatan kreatif sesuai kondisi masing-masing.
Tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” menjadi landasan peringatan tahun ini. Melalui tema tersebut, peringatan Sumpah Pemuda diarahkan untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kepemimpinan pemuda, serta mendorong kontribusi bagi kemajuan bangsa.
Pembangunan Rumah Syukur OPSHID telah berjalan sebelum edaran diterbitkan. opshidmedia.net (OPSHID media Pusat) pada 21 September 2026 memberitakan peletakan batu syukur secara serentak di 49 lokasi. Pemberitaan berikutnya mencatat jumlah pembangunan menjadi 59 unit, dengan target rampung sebelum 28 Oktober.
Keselarasan program dengan edaran Menpora terlihat pada upaya melibatkan pemuda dalam kegiatan sosial yang menjawab kebutuhan masyarakat. Melalui pembangunan rumah, semangat kebangsaan diwujudkan dalam penyediaan tempat tinggal yang dapat dimanfaatkan keluarga penerima.
Berawal di Jombang, Berlanjut Lintas Daerah
Dalam wawancara yang diterbitkan OPSHIDMedia pada 21 Oktober 2023, Aria Rahman menjelaskan bahwa pembangunan rumah atas nama OPSHID dimulai pada 2008 di Dusun Cepit, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang.
Menurut keterangannya, pelaksanaan secara terpusat dimulai pada 2012 melalui pembangunan puluhan rumah dalam satu kegiatan. Program kemudian berlanjut di berbagai daerah dengan melibatkan anggota OPSHID dan warga Thoriqoh Shiddiqiyyah.
Infografik rekap OPSHIDMedia mencatat 456 unit Rumah Syukur Tasyakuran Sumpah Pemuda sepanjang 2010–2026. Angka tersebut mencakup 59 unit program pembangunan tahun ini.
Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah pembangunan mencapai 66 unit pada 2023, kemudian 83 unit pada 2024. Pada 2025, sebanyak 98 rumah diresmikan dalam Tasyakkuran Hari Sumpah Pemuda dan Lahirnya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya di Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman, Losari, Ploso, Jombang.
Kemandirian untuk Hunian Layak
Pembiayaan Rumah Syukur dihimpun melalui iuran anggota, partisipasi murid Thoriqoh Shiddiqiyyah, serta dukungan unit usaha di lingkungan Shiddiqiyyah. Menurut pemberitaan OPSHIDMedia, program dijalankan tanpa menggunakan uang negara maupun mengajukan proposal bantuan kepada pemerintah atau pihak swasta.
Rekap 2010–2026 mencantumkan total nominal Rp39.219.447.000 untuk 507 rumah. Jumlah itu merupakan gabungan 456 rumah Tasyakuran Sumpah Pemuda dan 51 rumah Kemerdekaan. Rekap tersebut tidak memisahkan biaya berdasarkan kedua momentum pembangunan.
![]()
Pengurus DPP OPSHID, Mulyono, menjelaskan bahwa pemilihan program rumah berkaitan dengan kebutuhan dasar dan keberlanjutan manfaatnya bagi keluarga.
“Rumah adalah salah satu kebutuhan dasar manusia, dan bisa diwariskan generasi ke generasi,” ujarnya sebagaimana diberitakan OPSHIDMedia pada 1 Oktober 2026.
Menurut Mulyono, bantuan hunian diharapkan meningkatkan kenyamanan hidup sekaligus membantu keluarga memperbaiki kesejahteraan. Harapan itu menjadi tujuan pembangunan 59 Rumah Syukur tahun ini, yang ditargetkan selesai menjelang peringatan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026.
karawang.opshidmedia@.net